Anoda Jaring Titanium Berlapis Ru-Ir Oksida MMO
1. Bahan substrat: GR1, GR2, TA1, TA2
2.Ketebalan: 0.1mm-2mm
3. Lebar: 5mm-1250mm
4.Spesifikasi lubang berlian: 1*2mm,3*6mm,3.5*6mm,5*10mm,5*12mm dll.
5.Aplikasi:Elektroplating (elektroplating tembaga dan elektroplating emas), elektrolisis dan aktivitas hidrometalurgi lainnya.
perkenalan produk
Perkenalan:
Anoda pelat jala titanium (MMO) terbuat dari garam iridium logam mulia yang dilapisi pada pelat jala titanium dan disinter pada suhu tinggi. Anoda jala titanium banyak digunakan dalam elektroplating (elektroplating tembaga dan elektroplating emas dalam industri papan sirkuit), elektrolisis, dan aktivitas hidrometalurgi lainnya. Persiapan dan penerapan elektroda sudah cukup matang.
Jaring mmo ini terdiri dari substrat titanium yang dilapisi dengan lapisan tipis oksida logam campuran, biasanya terdiri dari oksida iridium, rutenium, dan titanium.
Lapisan MMO pada pelat anoda titanium mesh memberikan beberapa keunggulan dibandingkan bahan anoda tradisional seperti grafit atau timah. Pertama, lapisan oksida logam campuran sangat konduktif dan memiliki sifat katalitik yang sangat baik, sehingga memungkinkan reaksi elektrokimia yang lebih efisien. Selain itu, anoda mmo sangat tahan lama dan tahan korosi, sehingga menghasilkan anoda yang lebih tahan lama dan tidak perlu sering diganti.
Desain anoda titanium mesh juga menawarkan beberapa manfaat. Mesh memungkinkan area permukaan yang lebih besar, yang meningkatkan kemampuan anoda untuk memfasilitasi reaksi elektrokimia. Mesh juga memberikan kekuatan mekanis yang lebih besar, yang memungkinkan anoda untuk menahan lingkungan yang keras dan tekanan mekanis.
Spesifikasi:
1. Bahan substrat: GR1, GR2, TA1, TA2 Kandungan titanium lebih besar atau sama dengan 99,6%, ketebalan bahan baku: 0.1mm-2mm, jaring titanium diproduksi melalui pemrosesan mekanis, bentuk lubang adalah lubang berlian atau bulat, laju pembukaan besar, luas permukaan besar, dan kekuatannya tinggi. Karena ketahanan asam dan alkali serta konduktivitas jaring titanium itu sendiri, sering digunakan untuk membuat jaring pengumpul arus baterai, anoda titanium elektroliser membran ion katoda oksigen, jaring titanium filter, jaring anoda elektroplating, dan sebagainya.
2. Jenis lubang: berlian dan bulat
3. Ketebalan: 0.1mm-2mm
4. Lebar: 5mm-1250mm
5. Spesifikasi lubang berlian: 1*2mm, 3*6mm, 3.5*6mm, 5*10mm, 5*12mm, dll. Ukuran lubang bundar dapat dilakukan sesuai kebutuhan Anda.
6. Permukaan: dapat menyediakan proses perlakuan pelapisan seperti pelapisan oksida rutenium, rutenium dan itrium, platinum.
Bentuk anoda: Dapat dipotong menjadi diameter lingkaran 30mm-1200mm, persegi panjang, persegi, belah ketupat dan spesifikasi lainnya, atau dapat dilas dengan gulungan untuk membuat anoda titanium dengan bentuk lainnya.
7. Elektroda titanium mesh memiliki keunggulan besar dibandingkan anoda pelat titanium. Elektroda ini sangat meningkatkan area kontak antara anoda dan larutan, meningkatkan kapasitas produksi, dan sangat meningkatkan efisiensi. Kelemahannya adalah endapan tidak mudah dibersihkan seperti pelat titanium.Kasus Aplikasi
Anoda titanium berlapis oksida Ru-Ir umumnya digunakan dalam berbagai proses elektrokimia, termasuk pengolahan air, pelapisan logam secara elektro, dan pemulihan elektrolit logam mulia. Anoda mmo ini memiliki beberapa keunggulan dibandingkan anoda grafit atau timbal tradisional, termasuk efisiensi yang lebih tinggi, masa pakai yang lebih lama, dan ketahanan terhadap korosi.
Salah satu aplikasi khusus anoda titanium berlapis oksida Ru-Ir adalah dalam produksi elektrokimia klorin dan natrium hidroksida (NaOH) menggunakan proses yang disebut elektrolisis. Proses ini melibatkan pengaliran arus listrik melalui larutan air garam (air garam) di antara dua elektroda, salah satunya adalah anoda titanium berlapis oksida Ru-Ir.
Selama elektrolisis, ion klorida dalam air garam dioksidasi di anoda untuk menghasilkan gas klorin, sementara molekul air dipecah secara bersamaan untuk menghasilkan gas oksigen dan ion hidrogen. Ion hidrogen kemudian bereaksi dengan ion natrium yang tersisa dalam larutan untuk menghasilkan NaOH. Reaksi keseluruhan dapat direpresentasikan oleh persamaan berikut:
2NaCl + 2H2O → Cl2 +H2 + 2NaOH
Lapisan oksida Ru-Ir pada anoda titanium mesh berfungsi untuk meningkatkan efisiensi dan ketahanannya dengan menyediakan permukaan yang sangat konduktif dengan sifat katalitik yang baik. Desain mesh mmo juga memungkinkan area permukaan yang lebih besar, yang meningkatkan kemampuan anoda untuk memfasilitasi reaksi elektrokimia.
Secara keseluruhan, penggunaan anoda jaring titanium berlapis oksida Ru-Ir dalam elektrolisis air garam merupakan metode yang hemat biaya dan ramah lingkungan untuk memproduksi klorin dan NaOH, dengan berbagai aplikasi industri.
Tag populer: anoda jaring titanium, jaring mmo, anoda mmo
Anda Mungkin Juga Menyukai
Kirim permintaan







