Tabung Titanium ASTM B861
Tabung Titanium ASTM B861,pipa titanium
Kelas: gr1, gr2, gr3, gr5, gr7, gr9...gr38 titanium dan paduan titanium
Metode proses: digulung dingin, ekstrusi panas, pengeboran lubang celup, dll.
perkenalan produk
Tabung titanium ASTM B861 memiliki ketahanan korosi yang baik, yang dapat digunakan dalam suasana lembab dan media air laut, dan ketahanan korosi tabung titanium yang sangat baik jauh lebih baik daripada baja tahan karat, terutama tabung titanium ASTM B861 memiliki ketahanan yang kuat terhadap korosi pitting, korosi asam dan korosi tegangan, dan memiliki ketahanan korosi yang sangat baik terhadap logam alkali dan zat lainnya.
Spesifikasi
1.1 Dapat diproduksi dengan metode apa pun (digulung dingin, diekstrusi panas, pengeboran lubang celup, dll.) yang akan menghasilkan produk yang memenuhi persyaratan spesifikasi ini.
1.2 Kecuali ditentukan lain, pipa titanium yang digulung dingin harus diberi perlakuan panas pada suhu tidak kurang dari 1000 derajat F (538 derajat). Pipa titanium yang digulung panas dengan suhu akhir di atas 1400 derajat F (760 derajat) tidak perlu diberi perlakuan panas lebih lanjut. Kondisi perlakuan panas minimum untuk pipa titanium Kelas 9, 18, dan 28 yang dikirim dalam kondisi bebas tegangan harus 600 derajat F (316 derajat) selama minimal 30 menit.
1.2.1 Kelas 5, Kelas 9, Kelas 18, Kelas 19, Kelas 20, Kelas 21, Kelas 23, Kelas 24, Kelas 25, Kelas 28, Kelas 29,
Paduan Kelas 35, Kelas 36, dan Kelas 38 dapat dipasok dalam kondisi berikut:
1.2.1.1 Kelas 5, Kelas 23, Kelas 24, Kelas 25, Kelas 29, Kelas 35, atau Kelas 36-kondisi anil atau tua,
1.2.1.2 Kelas 9, Kelas 18, Kelas 28, atau Kelas 38- yang dikerjakan secara dingin dan dilepaskan tegangannya atau dianil,
1.2.1.3 Kondisi beta transformasi Kelas 9, Kelas 18, Kelas 23, Kelas 28, atau Kelas 29-.
1.2.1.4 Kelas 19, Kelas 20, atau Kelas 21- yang telah diberi larutan atau yang telah diberi larutan dan berumur.
Uji Tekuk Tabung Titanium
2.1 Tabung titanium ASTM B861 ukuran 2 in. (51 mm) dan di bawahnya dengan diameter nominal, harus mampu ditekuk dingin hingga 90 derajat di sekitar mandrel silinder yang dua belas kali diameter nominal pipa, tanpa menimbulkan retak.
2.1.1 Kelas 5, Kelas 23, Kelas 24, Kelas 25, Kelas 29, Kelas 35, Kelas 36, dan Kelas 38 dikecualikan dari persyaratan ini.
Uji Perataan Tabung Titanium
3.1 Tabung titanium ASTM B861 harus mampu menahan perataan tanpa retak di bawah beban yang diberikan secara bertahap pada suhu ruangan hingga jarak antara pelat beban adalah H inci. H dihitung sebagai berikut:

Di mana:
H=Tinggi minimum yang diratakan, in. (mm),
t=ketebalan dinding nominal, in. (mm) dan,
D=diameter pipa nominal, in. (mm) (bukan ukuran pipa), dan
Untuk Kelas 1, 2, 2H, 3, 7, 7H, 11, 13, 14, 16, 16H, dan 26H.
e=0.04 hingga ukuran pipa 1 inci, dan
e=0.06 lebih dari ukuran pipa 1 inci.
Untuk mutu yang tidak ditampilkan di atas, persyaratan untuk uji perataan harus dinegosiasikan antara produsen dan pembeli.
3.1.1 Bilamana produk tubular dengan rasio D-ke-t rendah diuji, karena regangan yang disebabkan oleh geometri sangat tinggi pada permukaan dalam pada lokasi jam enam dan dua belas, retakan pada lokasi tersebut tidak boleh menjadi penyebab penolakan jika rasio D-ke-t kurang dari sepuluh (10).
3.2 Semua perhitungan dibulatkan hingga dua angka desimal. Pemeriksaan retakan harus dilakukan dengan mata telanjang.
Kemasan Tabung Titanium
Tabung Titanium akan dikemas sesuai dengan praktik standar produsen (paket standar kami adalah kotak kayu ekspor), kecuali disetujui lain antara produsen dan pembeli dan dinyatakan dalam pesanan pembelian.
Tabung titanium ringan, berkekuatan tinggi, dan memiliki sifat mekanis yang unggul. Pipa titanium banyak digunakan dalam peralatan penukar panas, seperti penukar panas cangkang dan tabung, penukar panas koil, penukar panas tabung berkelok-kelok, kondensor, evaporator, dan jaringan pipa, dll. Banyak industri tenaga nuklir menggunakan tabung titanium sebagai tabung standar untuk unit mereka.
Kasus aplikasi
Tabung titanium yang sesuai dengan spesifikasi ASTM B861 memiliki berbagai macam aplikasi karena sifat mekanik dan fisiknya yang sangat baik. Berikut ini adalah beberapa contoh penggunaan tabung titanium dalam berbagai industri:
Industri kedirgantaraan: Umumnya digunakan dalam industri kedirgantaraan karena sifatnya yang ringan, kuat, dan tahan korosi. Bahan ini digunakan dalam pembuatan komponen pesawat seperti sistem hidrolik, saluran bahan bakar, dan komponen struktural.
Industri pemrosesan kimia: Pipa titanium digunakan dalam industri pemrosesan kimia karena ketahanannya yang sangat baik terhadap korosi, terutama di lingkungan asam. Pipa ini digunakan untuk mengangkut dan memproses bahan kimia dan asam korosif.
Industri medis: Tabung Titanium ASTM B861 digunakan dalam industri medis karena biokompatibilitasnya, yang berarti dapat ditanamkan ke dalam tubuh manusia tanpa menimbulkan reaksi yang merugikan. Tabung ini digunakan dalam pembuatan implan medis seperti sendi buatan, implan gigi, dan alat pacu jantung.
Industri pembangkit listrik: Digunakan dalam industri pembangkit listrik karena kekuatannya yang tinggi dan ketahanannya terhadap korosi, terutama di lingkungan bersuhu tinggi. Digunakan dalam pembuatan penukar panas, kondensor, dan komponen lain di pembangkit listrik.
Industri kelautan: Digunakan dalam industri kelautan karena ketahanannya yang sangat baik terhadap korosi, terutama di lingkungan air asin. Digunakan dalam pembuatan sistem pendingin air laut, perpipaan, dan komponen lainnya.
Tag populer: Tabung titanium, pipa titanium, ASTM B861 Tabung Titanium
Anda Mungkin Juga Menyukai
Kirim permintaan







